Purwokerto — Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekosistem halal nasional melalui serangkaian pelatihan yang diminati ratusan peserta dari berbagai daerah.


Sebanyak 92 peserta tercatat mengikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang digelar secara daring pada 13–18 April 2026. Peserta didominasi dari Banyumas, Bekasi, serta berasal dari berbagai wilayah lain di Indonesia. Program ini terbuka untuk umum, gratis, dan memberikan manfaat berupa materi sertifikat pelatihan dan nomor registrasi resmi. Peserta yang lulus bergabung dengan Lembaga Pemeriksa Proses Produk Halal (LP3H) Unsoed.
Antusiasme juga terlihat pada Pelatihan Penyelia Halal Batch 3 yang dilaksanakan pada 24–25 April 2026 secara daring dan diikuti lebih dari 70 peserta dari berbagai provinsi. Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran penyelia halal dalam menjaga kepatuhan produk terhadap standar halal serta kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Batch 3 digelar secara hybrid pada 25–26 April 2026, hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia Cabang Purwokerto serta organisasi Juleha Jawa Tengah dan Banyumas. Lebih dari 40 peserta mengikuti pelatihan ini dengan fokus pada keterampilan teknis penyembelihan sesuai syariat, termasuk aspek kesejahteraan hewan dan standar halal.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Unsoed terus mendorong lahirnya sumber daya manusia halal yang profesional, kompeten, dan berintegritas, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam membangun ekosistem halal yang berdaya saing global.
