SEMINAR NASIONAL & ICMA-SURE 2019 LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

RIBUAN PESERTA IKUTI SEMINAR NASIONAL & ICMA-SURE 2019 LPPM UNSOED

 

Perguruan tinggi sebagai pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan mampu mendesiminasikan dan mensosialisasikan hasil-hasil karya unggulan dari penelitian dan pengabdian kepada stakeholder, investor  dan masyarakat pengguna secara luas. Kegiatan Seminar Nasional ini bertujuan untuk menjembatani produk unggulan yang dihasilkan oleh peneliti/pengabdi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia kepada masyarakat pengguna dan investor baik skala daerah maupun nasional untuk pengembangan sumber daya lokal berbasis kearifan lokal.Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Seminar Nasional Poppy Arsil, STP., MT., P.hD.

Beliau juga menyampaikan bahwa tingkat partisipasi peneliti dan pengabdi pada Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan yang sudah memasuki tahun ke 9 ini sangat tinggi, tercatat bahwa kegiatan yang diselenggarakan 19-20 November 2019 di Java Heritage Purwokerto inidiikuti oleh1210 peserta, dimana 583 peserta sebagai pemakalah, 591 pemakalah anggota dan 36 peserta non pemakalah yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Diantaranya dari wilayah Jawa Tengah :Universitas Negeri Semarang, UNDIP, STIE, PIP, UNU Purwokerto, Amikom Purwokerto, STIE Putrabangsa Kebumen, Akper Al Hikmah 2 Brebes, Akademi Pertanian HKTI Banyumas, Akademik Teknik Tirta Wiyata. Jakarta : UNJ, Univ Trisakti, Univ Surya, Universitas Sahid. Yogyakarta : UNJ, UGM, UMY, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi "AAN", ASMI Desanta. Jawa Barat : ITB, Universitas Kuningan, Politeknik Bandung, STTB Bandung, Universitas Perbangsa Karawang. Jawa Timur : Universitas Tronojoyo. Sumatera Barat : Universitas Andalas. Jambi : Universitas Jambi. NTB : Universitas Mataram. Sulawesi Selatan : Politeknik Palopo, Politeknik Bosowa, dan beberapa instansi/balai besar seperti Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan KPP, Balitbang Tanaman Hutan Bukan Kayu, Balai Penelitian dan Teknologi Agroforesty serta Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI

Tema yang diangkat pada Seminar Nasional ini terdiri dari 8 bidang kajian yaitu :

Biodiversitas Tropis dan Bioprospeks 53 judul makalah, Pengelolaan Wilayah Kelautan, Pesisir dan Pedalaman 17 judul makalah, Pangan, Gizi dan Kesehatan 149 judul, Teknik dan Energi Baru dan Terbarukan 26 judul, Kewirausahaan, Koperasi dan UMKM 46 judul, Rekayasa Sosial dan Pengembangan Perdesaan 119 judul, Ilmu-Ilmu Murni (Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi) 27 judul dan Pengabdian Kepada Masyarakat 146 judul.

            Melihat tingginya partisipasi peneliti dan pengabdi pada Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan menunjukkan bahwa pembangunan perdesaan yang berkelanjutan akan menuntut pengelolaan pembangunan yang memperhatikan kearifan lokal, partisipasi, bersifat lintas sektoral dan lintas disiplin ilmu, serta wawasan global. Kesemuanya itu pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.